Cara paling mudah membuat lingkaran pada program ArcGIS adalah dengan membuat fitur point kemudian menjalankan Geoprocessing buffer dengan terlebih dahulu menentukan berapa jari-jari (radius) yang dinginkan dalam satuan jarak, misalnya meter.

Namun, bagaimana jika terjadi sebaliknya? Kita sudah membuat atau memiliki polygon lingkaran dan diharuskan untuk membuat polyline radius lingkaran tersebut. Jika hanya satu lingkaran tentu tak menjadi soal. Yang menjadi masalah yaitu jika kita memiliki ratusan atau ribuan polygon lingkaran. Tentu akan menghabiskan waktu lama jika dilakukan secara manual satu-persatu.

Biru = Polygon lingkaran; Merah = radius

Untuk menyelesaikan masalah tersebut pertama-tama harus dipahami terlebih dahulu rumus luas lingkaran.

Luas lingkaran = π × r²

dimana, π adalah konstanta (22/7) dan r yaitu radius atau jari-jari. Dikarenakan sebelumnya polygon lingkaran sudah ada, dengan kata lain sudah memiliki luas lingkaran yang bisa dikalkulasi pada program dengan menggunakan calculate geometry (pastikan dalam satuan meter persegi).

Sehingga untuk mencari radius dari masing-masing polygon lingkaran yaitu –> r = akar kuadrat dari (luas/π). Untuk menggunakannya pada field attribute tinggal gunakan calculate geometry dan gunakan parser Visual Basic sbb:

Sqr ( [M2] / π )

dimana, M2 adalah luas polygon lingkaran dan π adalah konstanta (22/7).

Setelah mendapatkan nilai r maka proses selanjutnya akan lebih dimudahkan untuk menuju proses pembuatan polyline radius. Pastikan field yang berisi nilai r yaitu berformat double. Kemudian buat field baru pada tabel atribut yaitu X1 dan Y1. X1 didapatkan dari kalkulasi centroid nilai X dan Y dari masing-masing lingkaran.  Sehingga uuntuk saat ini atribut di tabel lingkaran yaitu M2 (luas lingkaran dalam meter persegi), (jari-jari lingkaran), X1 (koordinat centroid X) dan Y2 (koordinat centroid Y).

Selanjutnya dengan asumsi kita akan membuat jari-jari lingkaran yang memanjang dari pusat lingkaran ke arah timur (dari pusat lingkaran ke kanan) maka kita buat lagi field tambahan dengan nama misalnya X2  dan Y2. Silakan lihat sketsa gambar di bawah ini. Saat ini kita sudah memiliki koordinat X1, Y1 dan Y2 (karena koordinat Y2 posisinya sama dengan Y1 alias sejajar) dan tinggal memerlukan koordinat X2.

Gambar lingkaran, posisi X1Y1 dan X2Y2

Sebelumnya kita sudah memiliki nilai jari-jari atau r sehingga dengan mudah kita pun seharusnya bisa menemukan nilai X2. Oh ya, sebelumnya pastikan seluruh koordinat data yang dibuat dalam sistem proyeksi UTM sehingga satuan jaraknya sederhana dalam meter. Dengan hanya menambahkan nilai X1 dengan nilai jari-jari maka akhirnya nilai X2 akan diketahui.

XY to line

Langkah pamungkasnya gunakan toolbox XY to line yang terdapat di Data management tools – Features – XY to Line. Masukkan input table sesuai dengan layer yang berisi X1Y1 dan X2Y2,  tentukan output tablenya, Start X field masukkan informasi X1, Start Y field masukkan Y1, End X field masukkan informasi X2, Start Y field masukkan Y2, Line type – Geodesic, Spatial referencenya masukkan system koordinat UTM yang dipakai.

Hasil akhir dari proses di atas dan sebelumnya adalah polyline radius atau jari-jari di masing-masing lingkaran. Jika mengerjakan hanya satu polygon lingkaran saja mungkin bisa dikerjakan dengan cara manual dengan menarik garis. Namun jika ingin membuat di ratusan atau ribuan polygon maka cara di atas adalah salah satu yang paling efektif.

Contoh hasil yang dibuat untuk ribuan polygon lingkaran

Selamat mencoba!

p.s. Tulisan ini merupakan hasil dari masukan GIS user di Geonet.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s