GIS · Inderaja · Tips dan trik

Export shapefile di Ecognition

TULISAN ini berhubungan dengan yang sebelumnya, yaitu cara perhitungan otomatis pohon sawit di program ecognition. Jadi setelah berhasil membuat deteksi pohon secara otomatis, tentunya mayoritas image interpreter akan mengkonversinya menjadi format yang umum digunakan misalnya shapefile format.

Nah langkah-langkah untuk konversi data hasil deteksi menjadi shapefile bisa disimak pada tutorial berikut:

Klik kanan pada template matching yang terakhir kita buat dan pilih append new – pilih assign class by thematic layer. Thematic layer attribute pilih ke Template Name dan Class Mode pilih ke Create New Class. Klik Execute.

1
1

Langkah selanjutnya yaitu pilih toolbar Export – Export result. Ikuti setting pada gambar di bawah ini untuk select class nya.

2
2

Untuk select features ikuti pilihan berikut ini. Double klik pada nama layer yang akan kita konversi (contohnya sawit). Selanjutnya klik OK.

3
3
4
4

Jangan lupa untuk menentukan folder hasil export dengan klik button Export. Jika ingin preview pun bisa juga.

Setelah dieksekusi dengan klik button OK maka tinggal tunggu saja proses konversinya hingga selesai. Lama tidaknya proses konversi ini akan bergantung dengan cakupan area yang dianalisis serta spesifikasi komputer yang digunakan. Saran saya, jika hanya ingin sekedar mencoba, areanya yang terjangkau saja misalnya 10 hektar. Jangan langsung mencoba untuk satu divisi kebun. Jika spesifikasi komputer yang digunakan pas-pasan, niscaya akan menyesal, hehe.

6
5

Selesai. Selamat mencoba!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s