Dibalik Lensa

Memotret Langit

Semenjak saya memiliki kamera milik sendiri, hasrat mengabadikan suatu momen dalam jepretan kamera semakin menggebu-gebu. Sejujurnya bahkan jauh sebelum itu sudah terlampiaskan melalui kamera pinjaman atau milik kantor. Pikir saya setidaknya setelah memiliki kamera sendiri, tangan saya tidak kaku-kaku amat.

Canon G15
Canon G15 (sumber http://goo.gl/N1IlCs

 

Di tahun 2013, saat akhirnya kamera Canon G15 terbeli, tanpa pikir panjang langsung saya tes untuk memoto objek-objek yang ada di sekitar mes kebun saat itu di Simalungun. Tumbuhan, tanaman, serangga dan langit seluruhnya saya coba untuk diabadikan.

Ternyata oh ternyata, diantara sekian banyak objek foto, entah mengapa saya memiliki ketertarikan lebih pada landscape terutama langit. Baik langit menjelang pagi atau menjelang malam, langit malam ataupun siang. Kebetulan untuk memotret hal tersebut, kamera yang saya miliki mempunyai fitur yang mendukung seperti adanya filter internal dan pengoperasian full manual.

Kesukaan memotret langit bagi saya mungkin terdengar klise. Langit mengandung keindahan yang tiada tara. Lukisan Tuhan yang tersaji gratis untuk manusia.

Apalagi jika mengabadikan matahari terbit atau tenggelam. Jika diperhatikan mereka tak pernah sama bahkan jika kita lihat dari lokasi yang sama. Menyaksikan matahari terbit membuat saya merasakan kehangatan munculnya rasa optimis menghadapi hari yang baru. Gradasi warna dari gelap, kemerahan dan terang berpadu dalam satu bingkai lukisan alam membuat hati meleleh, tak putus mengucap rasa syukur pada Sang Pencipta. Yang lebih spesial, momen terbaik matahari terbit atau tenggelam tak berlangsung lebih dari 15 menit (menurut saya).

Stairway to Bromo's peak

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Langit Bromo

Pesisir kecamatan Biduk-biduk tersaji hamparan pantai landai nan memanjang. #berau #kaltara #beach #borneo

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Langit Berau

Full moon's tonight #fullmoon #instanusantaramedan #g15

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Langit malam dan purnama

That cloud looks like a UFO #nature #cloud #sky #iMedan #instanusantaramedan -Old archive, 2007-

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Langit di Cisarua
  • Sunrise di Mursala

Sunset #instanusantaramedan #sunset #nature #longexp_collab

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunset di Pandan (Aslinya beneran lebih indah)

Few stories (3 parts) about Banyak on my blog 🍻

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunset di Banyak

Mendung

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Langit Amplas, Medan.

Masya Allah indahnya, seindah Ramadhan ini ☺ #sunset

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunset di Medan (dari atap kosan)

#Sunrise pagi ini..🌄 (Tak pandai bikin caption)

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunrise Medan

Sunlight

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunrise Medan

Langit yang hangat, gurih, dadakan tanpa 500an 😂

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunrise Medan (sayangnya difoto menggunakan hp)

Crescent moon and dawn

A post shared by Anggi Kusumawardani (@anggikoesoema) on

  • Sunrisenya adem

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Memotret Langit

  1. Belakangan aku sering lihat postingan di Instagram nya memang kebanyakan foto-foto langit yah. Lukisan langit yang selalu indah, bikin mata betah :). Dan motretnya perlu filter biar makin kece. Hehehe 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s