Tags

Sumber : Kompasiana

Sumber : Kompasiana

Bicara Bulan Ramadhan sudah pasti berhubungan dengan puasa. Nah momen ini pun cuma ada satu bulan dalam kurun 12 bulan tiap tahunnya. Yang pasti, karena cuma satu bulan pastinya bulan yang spesial, khususnya untuk umat muslim di seluruh dunia.

Selama bulan puasa ini kebiasaan orang yang menjalankan puasa pastinya akan berubah. Mulai dari pola makan yang berubah hingga pola istirahat. Tentunya hal ini dikarenakan adanya aktivitas-aktivitas ruhiyah yang mesti dijalankan di luar hanya menahan lapar dan dahaga saja. Lagipula jika hanya menahan lapar dan dahaga saja, anak kecil juga bisa, bahkan unta apalagi.

Saya pun mengalami perubahan kebiasaan karena adanya bulan puasa ini. Yang pasti, berubah total dari kebiasaan yang biasa dilakukan di bulan biasanya. Berikut listnya:

  1. Rutin bangun sebelum Subuh. Ini sudah pasti karena jika tidak bangun sebelum Subuh, ya jatuhnya pasti tidak sahur. Sejujurnya saya kurang terlalu suka makan pagi-pagi buta karena biasanya agak ‘eneg’ rasanya harus makan berat pada jam-jam sahur. Namun untuk mengejar keutamaan sahur (sesuai hadits Nabi), saya harus memaksakan makan sahur walaupun itu dengan sekerat roti, kurma, sereal atau bahkan makanan berat seperti nasi. Disamping itu, waktu-waktu sahur juga waktu yang mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan ke Allah. Jadi tentu tidak ruginya untuk bersahur toh makanan sahur yang kita makan akan menguatkan puasa kita.
  2. Jam tidur berkurang. Ini juga sudah pasti. Jika di hari biasa, durasi tidur bisa enam hingga tujuh jam namun di bulan puasa ini rerata paling hanya empat jam saja. Apalagi kebiasaan saya yang tidak bisa tidur sehabis Subuh (sejauh ini baru dua kali sih) yang biasanya saya ganti dengan melihat matahari terbit (tetapi tanpai Seikerei ya) di lantai tiga.
  3. Lebih rajin ke masjid. Nah khusus di bulan puasa, biasanya masjid-masjid akan dipenuhi para jamaah. Baik untuk yang sekedar tidur (ini beneran) atau untuk beribadah. Pasti kita akan lihat mulai dari Subuh hingga Subuh, suasana masjid pasti semarak. Semua berlomba untuk beribadah karena kapan lagi beribadah dengan pahala yang berlipat ganda di bulan suci ini. Intinya tinggal kitanya saja. Masjid sudah menyediakan fasilitas tempat ibadah, ceramah rutin harian tiap hari, kecuali kita malas itu lain cerita ya.
  4. Tidak pernah olahraga. Olahraga yang paling rutin sekali saya lakukan di bulan biasa yaitu lari pagi dua kali seminggu. Minimal 14 kilometer bisa saya lakukan dalam seminggu. Namun tentunya tidak di bulan puasa. Bahkan niat berolahraga saja rasanya sudah sangat lelah. Paling setelah bulan puasa olahraga rutinan ini akan saya mulai kembali.
  5. Lebih rajin beramal. Entah mengapa memang di bulan suci ini nafsu beramal pasti bertambah. Saya yakin pasti dirasakan juga oleh seluruh umat muslim. Beramal juga bisa dalam berbagai bentuk mulai dari berinfak, sedekah atau bahkan menjadi relawan suatu kegiatan sosial.
  6. Mengantuk saat bekerja. Ini hal yang sulit dihindari. Mungkin dalam satu jam saya harus ke kamar mandi dua kali untuk mencuci muka karena tidak tahan dengan rasa kantuk yang teramat sangat menyiksa. Bayangkan kita bekerja di ruang ber AC dan di depan laptop terus menerus. Sebenarnya obatnya hanya satu: tidur.
  7. Sering jajan. Wajar sebagai anak kos pasti jajan setiap hari. Apalagi setiap pulang bekerja, pasti langsung berburu takjil. Lokasi perburuan, supaya sesuai dengan jalur pulang ya di sekitar Amaliun. Kuliner tradisional seperti toge panyabungan hingga jongkong bisa kita temui di sana.
  8. Lebih rajin cek toko online. Hampir pasti, seluruh toko online akan menggoda iman para manusia dengan paket diskon-diskon atau harga yang sangat miring untuk menjual produknya. Tidak ada salahnya kok untuk mengeceknya. Jika ada yang cocok, langsung bungkus, jika tidak cocok ya liatin ajaa produknya.
  9. Lebih rajin cek harga tiket pesawat. Sebelum Lebaran tiba, saya memang berniat untuk mudik ke Jawa. Ritual mengecek harga tiket hampir dilakukan tiap hari haha. Sebenarnya hanya untuk melihat kecenderungan harga yang ditawarkan maskapai ada di range harga tertentu.

Selesai. Akhirnya selesai juga ini tulisan selingan di tengah mengerjakan slides pekerjaan yang belum rampung. Lumayan bisa mengalihkan pikiran sekejap.