Tags

, ,

INA_utm

Dari sekian banyak sistem koordinat yang embedded pada informasi geografis, umumnya pengguna akan memakai geographic atau UTM. Tentunya dalam teknis penggunaannya, ‘mengolah’ data yang memiliki sistem koordinat geographic akan relatif lebih mudah dibandingkan dengan UTM, apalagi dalam aplikasi area yang cukup luas. Mengingat satuan ‘hitung’ yang dipakai pada UTM menggunakan satuan meter, sistem koordinat ini justru banyak dipakai juga pada teknis pekerjaan yang memerlukan perhitungan lebih presisi.

Perbedaan hasil perhitungan (misalnya luasan) bisa terjadi (walau dalam nilai selisih yang cukup kecil) apabila misalnya kita melakukan kalkulasi antara daerah yang berada di zona 46N dengan 48S misalnya. Sebenarnya ada rumus untuk memperhitungkan keberadaan zona UTM dengan melihat nilai longitude (kemudian membulatkannya ke bawah). Namun dari segi kepraktisannya, jika kita memiliki data geografis, mengapa tidak mengeceknya saja dengan cara yang simpel dan praktis.

Di sini saya lampirkan tautan untuk mengunduh file yang berbentuk shapefile berisi zonasi UTM yang ada di Indonesia seperti pada gambar di atas. Semoga bermanfaat!

Unduh file