Waktu memang akan dan selalu menjadi misteri. Bagaimana tidak, mau bagaimanapun kondisi bumi dan alam semesta ini waktu pasti akan terus berjalan. Detik ke menit, menit ke jam, jam ke hari, dan seterusnya. Jikalau waktu bisa dijelajahi, mungkin banyak orang yang menginginkan untuk segera kembali ke masa lalunya atau mungkin melaju ke masa depannya. Mungkin saja di masa lalu banyak kenangan indah yang akan diselaminya kembali atau banyak orang penasaran akan masa depannya sehingga tidak sabar untuk pergi ke masa depan. Namun kenyataannya kita tidak dapat kembali ke masa lalu ataupun pergi ke masa depan. Saat inilah ‘masa’nya kita.

Penyesalan dalam hidup pasti pernah dirasakan oleh semua orang. Bisa saja orang meratapi masa lalunya karena salah pilihan. Lalu ia tenggelam dalam lautan penyesalan hingga akhirnya malah lupa bahwa pilihan yang dipilihnya adalah pilihan Tuhan juga. Saking larutnya dalam penyesalan, bisa jadi orang tersebut tidak langsung berkaca kepada kenyataan. Ia tidak dapat menerima kenyataan hidup. Jiwanya lunglai hingga akhirnya jatuh kepada keputus-asaan.

Hidup tanpa perencanaan seperti kapal tanpa nahkoda. Kita wajib berusaha dan hasilnya serahkanlah pada Tuhan. Bentuk dan susunlah perencanaan hidup kita. Rancang target jangka pendek, menengah, dan juga jangka panjangnya. Tentukan perangkat-perangkat untuk menuju dan mencapai target kita. Dan jangan lupakan, persiapkan target cadangan kita. Bila perlu, persiapkan dari rencana cadangan A sampai Z karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya.

#bahlias26112011