Tags

, ,

Pagi yang cerah 040411

Selesai menunaikan keperluan di beberapa kantor bank, kuda besi berwarna hitam yang kutunggangi langsung menuju Cibedug. Penasaran karena seingatku belum pernah menuju ke sana, tanpa berpikir panjang, pedal gas tangan langsung kutarik sedalamnya melintasi jalan yang ingin kutempuh. Jalan relatif bagus walaupun di beberapa tempat seperti di dekat dengan SMP Banjarwaru, jalan aspal bergelombang tidak karuan. Jalan dengan kondisi seperti ini juga dapat ditemui di beberapa tempat tertentu.

Karena jalanan menuju perbukitan, sudah pasti jalanan naik turun. Sesekali terlihat truk pengangkut terdengar deruan mesinnya karena tak kuasa melawan gravitasi. Hingga akhirnya sampai ujung jalan, terlihat gerbang yang tertutup untuk umum. Kubelokkan si kuda besi ke arah kanan gerbang yang ternyata gerbangnya terbuka. Terlihat jejeran rumah pegawai yang sebagian kosong dan sebagian lagi terisi oleh penghuninya. Jalur yang kulalui akhirnya masuk ke semacam jalan menuju lokasi wisata seperti yang pernah kukunjungi di Salak Endah, TNBBS, atau Lembang. Jalan hanya selebar angkot. Kanan kiri jalan adalah dinding bukit atau jurang yang dalam. Banyak terlihat Pohon Cemara serta pohon lainnya yang berdaun jarum seperti pinus. Ketika kuhirup udara, waaw segarnya bukan main. Sejuk dan teduh. Di beberapa tikungan kutemui beberapa anak muda seumuran SMA sedang nongkrong atau berpacaran.

Akhirnya kuputar balik arah melajunya si kuda besiku karena terlihat papan larangan untuk melanjutkan perjalanan. Selain karena melihat papan tersebut, suasana yang sepi dan mistis semakin meyakinkanku untuk pergi dari tempat tersebut.

Lain kali, akan kujelajahi Tapos lebih jauh lagi.